Cara pakai
- Centang perkalian yang ingin dilatih, dari 1 sampai 10, atau tekan “Semua”.
- Pilih acak atau berurutan, dan apa yang dicari anak: hasil kali atau faktor yang hilang.
- Cetak lembarnya beserta kunci jawaban, atau tekan “Kerjakan di layar” untuk berlatih di tablet.
Satu perkalian dulu, lalu acak
“Berurutan” memberi 3 × 1, 3 × 2, 3 × 3, dan seterusnya: begitulah perkalian baru dipelajari. “Acak” mencampur perkalian yang dipilih, sehingga terlihat apakah anak benar-benar hafal. Perkalian dengan 1 dan 10 lebih jarang muncul karena paling mudah.
Kapan perkalian dipelajari?
Dalam Kurikulum Merdeka, perkalian dan pembagian bilangan cacah sampai 100 dipelajari di fase B, yaitu kelas 3 dan 4 SD. Biasanya dimulai dengan perkalian 2, 5, dan 10, sedangkan perkalian 6, 7, 8, dan 9 paling banyak butuh latihan.
Tanya jawab
Apa itu faktor yang hilang?
Soal seperti 6 × __ = 42. Anak memakai perkalian secara terbalik, dan ini menyiapkannya untuk pembagian.
Kenapa 7 × 4 kadang muncul sebagai 4 × 7?
Pada pilihan “Acak”, kedua faktor sesekali bertukar tempat, supaya anak tahu bahwa urutan faktor tidak mengubah hasil kali.
Apakah ada tabel perkalian?
Ada. Halaman “Tabel perkalian” mencetak tabel 10 × 10 atau 12 × 12 dengan kotak-kotak kosong untuk diisi.
Lembar kerja lainnya
Lembar kerja dibuat di browser Anda. Apa pun yang Anda ketik tidak dikirim ke server kami.
↑ Kembali ke atas